Jumat, 19 Agustus 2011

BELAJAR MENCINTAI DARI TANAMAN


“Di sini gelap..”, mataku melihat sekeliling. Sejurus ia mengalah, ”Wow, udaranya sejuk!”, kulitku tak mau kalah. Pori-poriku jadi melebar. Aku rasakan setiap tetes cairan menelusup, membuat ubun-ubunku dingin. Kepalaku seperti mengembang. Ada sesuatu yang mendorong di ujung kepalaku. Aku tumbuh, aku membesar, aku berubah jadi kekar, aku bertambah lebih tegar.

Ku kuak tanah yang memungkinkanku membayangkan siang. Jendela terbuka dan ku sadar akan cahaya. Aku tengok kembali tempatku berpijak tatkala malam. Tanah gelap yang mungkinkan ku rasakan nikmatnya terang.
Menatap masa depan berbekal kenangan. Silau menuntunku pada tatap energi harapan. Kembali pori-poriku terbuka. Ku rasakan tiap sentuhan lembut mengalir tanpa luka. Kekuatan alam melesat terarah, menuju pusara diri. Setiap degupnya menyuarakan rasa. Di sini, dalam hati.
Kini mulai ku rasakan yang berbeda. Cinta yang diterjemahkan dalam bahasa remaja. Setiap ku tatap ronanya hatiku berbunga. Setiap ku dengar suaranya tak henti mendamba. Setiap ku sentuh kulitnya dadaku meronta. Rasaku berkelana dalam cintamu. Pujaku menggilas benci pada sisi yang sama. Semua terbawa pada satu gairah, cinta, cinta, dan cinta.
Aku jatuh cinta apa yang aku lihat, apa yang aku dengar, apa yang aku cium, apa yang aku rasa, apa yang aku kecap. Segala yang menerpa kuserap dengan rasa cinta. Semua yang menyapa ku sambut dengan penuh kasih. Cintaku setia, seperti manusia mencintai sesama, manusia mencintai keluarga, manusia mencintai kekasih, dan manusia mencintaiTuhannya. Air menghapus dahaga, memberi energi, tanah menyuapi dengan hara. Namun cintaku menggerakkanku ke sana, ke arah surya. Cinta yang setia menuntunku untuk selalu bercengkerama, cinta yang setia membimbingku untuk selalu bersenggama, cinta yang setia menggiringku jatuh di pelukannya. Oh, suryaku, kekasihku, cintaku.
Demikianlah, aku menggunakan tangan untuk bercinta, kaki mengejar sang dicinta, mata nyalang menerjang setiap bayang kasih. Setiap diri dipenuhi cinta, bergerak dengan cinta, menyambut dengan cinta, berbagi cinta, memberi cinta, mencintai pecinta, setia pada yang dicinta.

Tidak ada komentar :

Posting Komentar